Header Ads

Sepuluh Kaidah Dan Fungsi Penulisan Tanda Baca Materi Bahasa Indonesia

Sepuluh Kaidah Dan Fungsi Penulisan Tanda Baca Materi Bahasa Indonesia

Dalam bahasa indonesia penulisan tanda baca akan menjadi penting sekali. Karena setiap tanda baca mempunyai arti dan fungsinya masing - masing. Jadi jika dalam penulisan sebuah kalimat maupun paragraf jika kita salah dalam penempatan tanda baca yang kita gunakan maka akan sangat fatal jadinya. Karena akan dapat merubah dari arti maupun maksud dan tujuan dari kalimat yang kita tulis tersebut. Maka dari itu kita harus dapat mempelajari betul betuk mengenai penempatan tanda baca, cara penempatannya, penulisannya, dan fungsi dari tanda baca tersebut.

Sepuluh Kaidah Dan Fungsi Penulisan Tanda Baca Materi Bahasa Indonesia


Nah di bawah ini akan kita bahas mengenai sepuluh tanda baca yang sering di gunakan berikut dengan fungsi dan cara penempatannya. Simak dengan baik penjelasan di bawah ini agar kita semakin jago dalam berbahasa indonesia.


  1. Tanda Titik ( . ) Tanda titik digunakan pada akhir kalimat yang bukan merupakan kalimat seruan atau pertanyaan, juga digunakan dibelakang angka atau huruf dalam satu bagan, ikhtisar atau huruf, untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu, juga digunakan di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya dan tanda seru, dan tempat terbit dalam daftar pustaka serta digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah.
  2. Tanda koma ( , )  Tanda koma digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan, juga digunakan untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau melainkan, serta digunakan untuk untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya.
  3. Tanda Titik Koma ( ; ) Tanda titik koma dapat digunakan untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara dan sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam kalimat majemuk.
  4. Tanda Titik Dua ( : ) Tanda titik dua dapat digunakan dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.
  5. Tanda Hubung ( - ) Tanda hubung digunakan untuk menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh penggantian baris. Tanda hubung juga digunakan untuk menyambung unsur-unsur kata berulang. 
  6. Tanda Pisah ( — ) Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar kalimat. Tanda pisah juga menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas.
  7. Tanda Tanya ( ? ) Tanda Tanya digunakan pada akhir kalimat Tanya dan digunakan dalam tanda kurung untuk menyatakan kalimat yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
  8. Tanda Seru  ( ! ) Tanda seru digunakan sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah.
  9. Tanda Garis Miring ( / ) Tanda garis miring digunakan dalam penomoran surat dan juga digunakan sebagai pengganti kata atau dan tiap.
  10. Tanda Penyingkat (Apostrof) ( ' ) Tanda penyingkat gigunakan untuk menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.
Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Sepuluh Kaidah Dan Fungsi Penulisan Tanda Baca Materi Bahasa Indonesia  Semoga Bermanfaat. :)

Tidak ada komentar